Permasalahan Donor ASI

Permasalahan Donor ASI

Cara Cepat Hamil – Kesadaran masyarakat untuk memberikan Air Susu Ibu (ASI) pada bayi mereka kian meningkat. Hal ini menjadikan keperluan baru merupakan Donor ASI untuk bayi yang tak dapat menerima gizi berharga ini dari ibu mereka. Melainkan, banyak ibu yang tak menyadari bahwa donor ASI tak dapat dikerjakan sembarangan. Diana Yunita Sari, ibu yang baru melahirkan sekitar 6 bulan lalu menikmati sendiri bagaimana mudahnya menerima donor ASI. Diana melahirkan prematur di umur kehamilan 34 pekan dan dia sendiri seharusnya seketika masuk ICU sebab situasi kesehatannya menurun.

“Pada dikala itu ASI aku tak seketika keluar, malah hingga dua hari payudara aku tak sembab seperti halnya ibu yang baru melahirkan. Sesudah dibantu dua perawat untuk memompa ASI, akhirnya cuma 0,1 mili,” katanya. Sebab bayi laki-lakinya memerlukan asupan gizi, keluarganya berinisiatif mencari donor ASI. Seperti diunggah di media sosial, tak demikian itu lama tawaran ASI donor masuk melewati telepon genggam suaminya. Pendonor menawarkan ASI komplit dengan info mengenai ragam kelamin si kecil, umur si kecil, dan diet si ibu. Dokter perinatologi yang merawat bayi Diana sempat memberikan ASI dari donor melainkan mucnul respons bayi yang tak diinginkan.

Alhasil ASI dari donor tak jadi dikasih. Pengalaman serupa juga dialami Pradiningrum Mijarto yang akrab disapa Dani. Dikala itu, di tahun 2014 dia mendadak mendapatkan anugerah seharusnya merawat keponakannya yang lahir prematur dan ibu kandungnya meninggal dua hari kemudian. Sebagai seorang lajang, Dani merasa keder mengurus keponakannya yang seharusnya masuk inkubator selama satu bulan.

Hingga umur 9 bulan keponakan aku itu menerima ASI dari sebagian donor,” ujar Dani. Minim info Kabar mengenai keperluan ASI di media sosial pada lazimnya cuma mengucapkan ragam kelamin bayi, agama, alamat, dan juga perihal pola makan dan gaya hidup ibu pendonor. Berbekal rasa percaya, ASI malahan dikasih pada bayi-bayi yang memang memerlukan. Mengamati fenomena hal yang demikian,

 

Baca Juga : Cara Memperbanyak ASI

Baca Juga: http://ashleybcoombe.com/bisnis/indonesia-china-kerjasama-aluminium/