Tamasya Akhir Tahun di Cirebon, Ini Destinasinya

liburan di cirebon

Akhir tahun jadi peristiwa wisata bersama keluarga. Kalian yang berkeinginan wisata ke Cirebon dapat intip sebagian daerah berikut ini untuk bersantai.

Masih banyak yang kebingungan apabila ditanya soal destinasi Cirebon. Meski Cirebon punya banyak daerah menarik buat kau yang berkeinginan wisata akhir tahun ke overland flores.

Dirangkum inilah sebagian destinasi menarik yang dapat kau datangi untuk wisata akhir tahun:

1. Gua Sunyaragi

Gua Sunyaragi berada pas di Kota Cirebon. Punya banyak mitos, gua ini diandalkan mempunyai lorong ajaib atau jalan pintas menuju Arab Saudi dan China.

Kecuali punya lorong ajaib, Gua Sunyaragi juga diketahui dengan nama Istana Karang. Taman Sari Gua Sunyaragi konon memang dibangun dari batu karang yang diambil di selatan Pulau Jawa pada tahun 1702 oleh Pangeran Kararangen.

Istana Karang alias Taman Sari Gua Sunyaragi berada di Jl Brigjend Dharsono, Kelurahan Sunyaragi, Kecamatan Kesambi.

2. Keraton Kasepuhan
Cirebon betul-betul lekat dengan kisah Sunan Gunung Jati. Untuk itu, cobalah untuk mampir ke Keraton Kasepuhan. Keraton Kasepuhan dibangun oleh paman Sunan Gunung Jati yang bernama Pangeran Cakrabuana, putera Raja Pajajaran Prabu Siliwangi.

Arsitektur Keraton Kasepuhan punya empat gaya, merupakan gaya Jawa, Sunda, Arab, China dan Eropa. Ada museum modern, dan traveler dapat berfoto di kereta milik keluarga keraton, Singa Barong dan lukisan Prabu Siliwangi.

Keraton Kasepuhan punya waktu kunjungan dari pukul 09.00 dan tutup pukul 17.00 WIB. Kau telah pernah ke sini?

3. Mesjid Agung Sang Cipta Rasa
Seandainya berkunjung ke Keraton Kasepuhan, langkahkan kaki ke Mesjid Agung Sang Cipta Rasa. Mesjid ini jadi daerah dakwah dari Sunan Gunung Jati dan dibangun tahun 1400-an dengan arsitek Sunan Kalijaga.

Hal unik yang dapat traveler dapatkan yaitu corak mesjid yang yakni akulturasi dari Islam dan Hindu. Kedua, kebiasaan Adzan Pitu merupakan adzan salat Jumat dinyatakan oleh tujuh orang sekalian berpakaian putih.

Kemudian, atap mesjidnya bukanlah kubah seperti mesjid-mesjid pada biasanya melainkan format limas dan di dalamnya banyak tiang kayu yang dirakit sebagai penopangnya.

Konon infonya Mesjid Agung Sang Cipta Rasa cuma dibangun dalam waktu satu malam.