Milenial Menyukai Pasar Apartemen

Kaum milenial terbukti masih betah berlama-lama tinggal di rumah orang tua. Kebanyakan dari mereka baru akan hidup mandiri apabila telah menikah. Kebudayaan timur juga turut memengaruhi keputusan seseorang untuk tinggal terpisah dari orang tua.

Mengacu Rumah.com Property Affordability Sentiment Index, sebanyak 51% terbukti masih tinggal di rumah orang tua. Padahal tergolong lama dalam mempertimbangkan untuk tinggal terpisah dari orang tua, para milenial ini terbukti konsisten menyadari pentingnya punya rumah sendiri.

Sebanyak 87% responden milenial yang mengaku masih tinggal di rumah orang tua mengaku telah merancang taktik untuk membeli rumah.

Lebih jauh, survei Rumah.com Property Affordability Sentiment Index menampakkan bahwa mayoritas responden milenial memutuskan agenda untuk keluar dari rumah orang tua pada jangka umur 25-30 tahun.

Dikala dipinta untuk menceritakan alasan-alasannya, sebanyak 59% menyertakan ‘Belum Menikah’ sebagai salah satu faktornya. Alasan lain yang banyak disertakan yakni belum punya uang (53%). Sementara alasan ‘Menjaga Orang Tua’ dicantumkan oleh 47% responden.

Berlatarbelakang kenyataan bahwa milenial masih menjadi ceruk pasar yang besar, PP Urban lewat produk quality affordable living-nya bernama Urbantown, menyasar kalangan milenial kreatif dengan gimmick yang menggiurkan. Yaitu pembelian Nomor Urut Pengorderan (NUP) cuma Rp500 ribu dan cashback sampai Rp10 juta.

“Kami sadar, pasar yang kami garap dan siapkan ini ialah generasi yang cukup peka dengan harga. Itulah yang kami tampilkan, konsep quality affordable living dikombinasikan dengan jenis penawaran yang sungguh-sungguh mempermudah milenial kreatif untuk mempunyai hunian sendiri,” ujar Budi Suanda, Direktur Realty PT PP Urban.

Milenial kreatif dengan motivasi pengembangan komputerisasi entrepreneurship, ialah ceruk pasar yang akan digarap sepenuhnya oleh Urbantown.

Proyek Urbantown yang terletak di Serpong dan Karawang, pada tahun ini menjelang fase pengembangan tahap kedua. Pihak pengembang yakin, pasar milenial dan para pemodal masih antusias mendapatkan produk besutannya. Tidak pelak, sasaran penjualan dalam pameran diyakini sanggup menempuh Rp23 miliar.

“Kecuali gimmick di atas, kami juga siapkan cuma-cuma kitchen set untuk seluruh jenis unit yang ditransaksikan selama pameran,” Budi menambahkan.

“Berbekal jenis promo yang sudah disiapkan, kami percaya diri dapat mempermudah milenial untuk punya hunian sendiri. Dalam pameran, kami juga berencana mengenalkan proyek anyar yang akan menjadi ikon hunian vertikal relatif murah di wilayah Sudimara dan Bintaro,” pungkasnya.