Memandang Estetika Pesona Air Mancur Menari Monas

Memandang Estetika Pesona Air Mancur Menari Monas

 

Air Mancur Menari Monas – Proyek Infrastruktur Indonesia – Pengesahan air Mancur di monas Jakarta pada bulan agustus lalu sudah dijalankan, dan ada banyak warga yang mendatangi pengesahan air mancur ini, kurang lebih ada seribu lebih masyarakat Jakarta yang menghadiri pengesahan projek ini.

 

Air mancur dimonas ini sebenanya telah ada semenjak lama tetapi mengalami kerusakan pada tahun 2009 sehingga pertunjukan dari air mancur ini terhenti hingga sebagian tahun, tetapi dengan adanya gerakan dari Gubenur DKI Jakarta Bpk Djarot dan Ahok yang masih memimpin pada ketika itu, alhasil air mancur ini dibetulkan kembali demi mendorong estetika dari monument nasional pada malam hari.

 

Adapun tujuan dari koreksi air mancur berdansa di monas ini salah satunya, dengan adanya air mancur monas ini karenanya akan mendorong estetika monument nasional pada malam hari. Dengan adanya air mancur berdansa ini adapaun tujuan lain pemerintah, yakni bisa menarik turis-turis untuk berwisata kejakarta dan bisa menarik perhatian pelancong dalam atau luar negeri.

 

Dengan adanya air mancur berdansa karenanya pemerintah bisa memberi tahu tradisi indonesia yakni nyanyian tempat dan nasional terhadap pelancong melewati tarian air mancur dan di iringi oleh nyanyian tempat dan nyanyian nasional.

 

Adapaun yang dikatakan Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat mengatakan sudah minta kepala Unit Pengelola (UP) Monas, Sabdo Kurnianto supaya mengoperasikan air mancur berdansa sebelum HUT ke-72 RI.
“Kita mau air mancur itu berfungsi kembali. Sebab menjadi tenaga tarik tersendiri bagi para pengunjung Monas,” kata Djarot di Monas.

 

Dan Berdasarkan Djarot, anggaran koreksi air mancur berdansa tak mengaplikasikan dana APBD DKI Jakarta. Dananya diperoleh melewati patungan antara Djarot, Ahok, Sabdo, dan musisi Addie MS.
“Apabila air mancur berdansa Monas, anggarannya dari patungan bersama Pak Ahok, Pak Sabdo, aku juga turut dan Addie MS. Ya sekitar Rp 400 juta,” ujar Djarot.

 

Nantinya, sambung ia, air mancur itu juga akan diiringi nyanyian-nyanyian tempat yang digubah Addie MS.
“Kita kerja sama dengan Addie MS untuk memasukkan nyanyian-nyanyian tempat. Temanya perihal ke-Indonesia-annya, perihal estetika Indonesia dan Monas. Aku lagi cari nyanyian ya liriknya waktu kecil aku ingat untuk malam pekan pergi ke Monas,” Djarot memungkas.

 

Dengan adanya koreksi dari air mancur berdansa di monas karenanya bisa diinginkan infrastruktur di indonesia bisa bertambah lebih bagus lagi dan menjadi ciri khas Jakarta.

 

Dan anda yang mau mengenal proyek infrastruktur indonesia lebih lanjut, anda bisa menghadiri pameran infrastruktur terbesar di indonesia dengan nama Indonesia Infrastructure Week (IIW), yang akan diadakan pada tanggal 8-9 November 2017, di Jakarta Convention Center. Cek www.ichthusschool.com