Ingin Membeli Pelampung untuk Bayi? Berikut 5 Tips Memilih yang Tepat

Semenjak umur 6 minggu, bayi sebenarnya sudah dapat diajak berenang. Mengajak bayi berenang sejak dini memiliki banyak manfaat yang positif untuk pertumbuhan si kecil. Namun, agar dapat berenang dengan aman, ibu perlu melengkapi bayi dengan pelampung yang baik. Sekiranya ibu ingin membeli pelampung untuk bayi, coba ikuti 5 tips memilih pelampung yang tepat berikut ini.

1. Sesuaikan ukuran pelampung dengan tubuh bayi

Untuk bayi di bawah umur 6 bulan, umumnya akan menggunakan pelampung yang lebih kecil agar tubuh bayi ikut bebas bergerak di dalam air. Pelampung ini bermanfaat agar bagian kepala bayi tetap aman saat berada di atas air. Seandainya di atas umur 6 bulan, bayi sudah dapat menggunakan pelampung jenis swim trainer yang miliki bantalan udara di bagian bawah. Gunanya untuk mengangkat posisi perut dan dada bayi dengan baik disaat berenang.

Disaat membeli pelampung, cobalah terlebih dahulu di tubuh bayi agar mengetahui ukuran yang tepat. Tidak kebesaran atau kekecilan sehingga keamanan si kecil senantiasa terjaga selama berenang di dalam air.

Simak Juga: Harga Pelampung Renang

2. Sebaiknya pilih yang dilengkapi sabuk

Disaat bayi sudah semakin besar, dia pasti mulai tidak mau menggunakan ban karena sulit mengontrol pergerakannya. Disaat inilah, pakaikan si kecil life vest atau jaket pelampung. Disaat memilih, pastikan sabuk utama di bagian depan tubuhnya bisa terkunci dengan tepat.

Sabuk tersebut harus dapat menghubungkan bagian selangkangannya dengan bagian tengah pelampung. Tujuannya untuk mencegah supaya jaket pelampung tidak naik dan lepas melewati tubuh bagian atas si kecil.

3. Amati berat badan bayi dan sesuaikan dengan pelampung

Disaat membeli pelampung, pastinya tertulis batasan berat badan bayi yang sanggup ditahannya. Informasi tersebutnya berada di kardus atau bagian dalam pelampung. Ibu sebaiknya jangan memilih pelampung yang kebesaran. Apalagi dengan harapan dapat digunakan beberapa tahun ke depan. Ban atau jaket pelampung punya daya angkat yang berbeda-beda dan ukuran yang kebesaran tidak aman untuk bayi.

4. Pilih pelampung dengan warna yang mencolok

Sekiranya ibu dan keluarga berencana berenang di kolam renang umum, sebaiknya mempunyai jarak pandang yang luas. Ini agar dapat terus waspada menjaga si kecil. Apalagi jika bayi sudah sanggup mengapung dan menendang kakinya di air. Pilihlah alat bantu berenang dengan warna yang lebih mencolok dan kontras dengan air kolam. Ibu dapat mencoba warna kuning, orange, dan merah sebagai warna pelampung si kecil.

5. Dilengkapi tali pengikat supaya mudah dipegang

Ada beberapa macam jenis pelampung yang memberikan fitur tali pengikat, dan sebaiknya itu yang harusnya kamu pilih. Ibu dapat membolehkan si kecil bermain di air tanpa taku kehilangan mereka karena arus air atau tertabrak orang lain di kolam yang ramai. Tangan ibu tidak akan lagi menrasa licin karena memegang ban atau pelampung bayi.

Baca Juga: Harga Kolam Renang Anak